Quantum Learning Model

Quantum learning adalah teori belajar yang menekankan belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermakna. Secara garis besar Quantum learning adalah upaya, pedoma, strategi dan aktivitas belajar yang bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya ingat dan pemahaman

Melalui Quantum Learning siswa akan diajak belajar dalam suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan, sehingga siswa akan lebih bebas dalam menemukan berbagai pengalaman baru dalam belajarnya.

Tentunya dalam penerapan suatu model quantum learning terdapat kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kelemahannya yaitu:

a. Kelebihan 

(1) Dapat membimbing siswa ke arah berpikir yang sama dalam satu saluran pikiran yang sama. 

(2) Karena quantum learning lebih melibatkan siswa, saat proses pembelajaran perhatian siswa dapat dipusatkan kepada hal-hal yang dianggap penting oleh guru sehingga hal yang penting itu dapat diamati secara teliti.

(3) Karena gerakan dan proses dipertunjukkan maka tidak memerlukan keterangan-keterangan yang banyak.

(4) Proses pembelajaran menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

(5) Siswa didorong untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan dan dapat mencoba melakukannya sendiri. 

(6) Karena model pembelajaran quantum learning membutuhkan kreativitas dari seorang guru untuk merangsang keinginan bawaan siswa untuk belajar, secara tidak langsung guru terbiasa untuk berpikir kreatif setiap harinya.

(7)Pelajaran yang diberikan oleh guru mudah diterima atau dimengerti oleh siswa.

b. Kelamahan

(1) Membutuhkan pengalaman yang nyata.

(2) Waktu yang cukup lama untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar.

(3) Kesulitan mengidentifikasi keterampilan siswa.

Prinsip-prinsip Quantum Learning 

Setidaknya ada tiga macam prinsip utama yang membangun sosok pembelajaran kuantum. Ketiga prinsip utama yang dimaksud sebagai berikut.

a) Bawalah dunia mereka (Pebelajar) ke dalam dunia kita (Pengajar) dan antarkan dunia kita (Pengajar) ke dalam dunia mereka (Pebelajar)

b) Proses pembelajaran merupakan permainan orkestra simfoni

c) Pembelajaran harus berdampak bagi terbentuknya keunggulan

Kerangka rancangan belajar quantum teaching yang dikenal sebagai TANDUR, yaitu :

1. Tumbuhkan

Tumbuhkan minat dengan memuaskan “apakah manfaatnya bagiku” (AMBAK), dan manfaatkan kehidupan pelajar.

2. Alami

Ciptakan atau datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua pelajar.

3. Namai 

sediakan kata kunci, konsep, model, rumus, strategi; sebuah “masukan”.

4. Demonstrasikan

Sediakan kesempatan bagi pelajar untuk “menunjukkan bahwa mereka tahu”.

5. Ulangi

Tunjukkan pelajar cara-cara mengulang materi dan menegaskan, “aku tahu bahwa aku memang tahu ini”.

6. Rayakan

Pengakuan untuk penyelesaian, partisipasi, dan pemerolehan keterampilan dan ilmu pengetahuan.

Komentar

Postingan Populer