pergerakan benda-benda langit
Assalamualaikum, apa kabar? Semoga baik-baik saja ya
J
Disini saya mau bahas tentang pergerakan benda-benda
langit. Penasaran kan, yukk kita lanjut
Ohh iya, sebelum masuk ke pergerakan benda-benda
langit, kita harus tau dulu nihh benda-benda langit itu ada apa ajaa sihh. Yukkk lanjutttttt
1. Macam-macam
benda langit
1. PLANET
Planet adalah benda luar angkasa
yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang.
- Mempunyai masa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan rigid body sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk hampir bulat).
- Tidak terlalu besar hingga dapat menyebabkan fusi termonuklir terhadap deuterium di intinya.
- telah membersihkan lingkungan, mengosongkan orbit agar tidak di tempati benda-benda angkasa berukuran besar lainnya selain satelitnya sendiri di daerah sekitar orbitnya.
- Berdiameter lebih dari 800 km.
Ada 8 planet di tata surya kita yaitu :
- Markurius.
- Venus.
- Bumi.
- Mars.
- Jupiter.
- Saturnus.
- Uranus.
- Neptunus.
Ada satu hal yang harus kita ingat bahwa pluto sudah tidak termasuk planet
sejak tangga 24 agustus 2006. dalam sidang himpunan astronomi internasional ke
26 di praha, Republik Ceko, menyatakan bahwa pluto telah dikeluarkan dari
daftar tata surya kita karena orbit pluto memotong orbit planet neptunus.
akibatnya ketika mengelilingi matahari pluto kadang berada lebih dekat dari
matahari dibandingkan planet neptunus. dan juga karena jaraknya dengan satelitnya
sangat berdekatan. status pluto saat ini adalah katai atau planet kerdil.

2. SATELIT ALAMI
Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah pelanet atau benda lain yang berukuran lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya bulan adalah satelit alami bumi. sebenarnya tanpa kita ketahui terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi pengertian semacam ini jarang kita gunakan bahkan jarang kita dengar. karena bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami matahari.
Disis lain, satelit buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain misalnya satelit palapa yang mengelilingi bumi.Dalam tata surya kita saja terdapat 137 satelit alami dengan berbagai ukuran yang mengorbit 6 planet (markurius dan venus tidak memiliki satelit alami). selain itu sejumlah planet katai seperti pluto, eris dan haumea juga memiliki satelit.
Satelit alami terbesar yang pernah ditemukan manusia adalah : Ganymade (jupiter), Titan (saturnus), Callisto (jupiter), lo (jupiter) serta bulan (bumi).
Diantara 137 satelit alami di tata surya ada 22 satelit diketahui memiliki masa yang cukup besar sehingga dapat runtuh membentuk benda bundar melalui gravitasinya sendiri.
Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah pelanet atau benda lain yang berukuran lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya bulan adalah satelit alami bumi. sebenarnya tanpa kita ketahui terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi pengertian semacam ini jarang kita gunakan bahkan jarang kita dengar. karena bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami matahari.
Disis lain, satelit buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain misalnya satelit palapa yang mengelilingi bumi.Dalam tata surya kita saja terdapat 137 satelit alami dengan berbagai ukuran yang mengorbit 6 planet (markurius dan venus tidak memiliki satelit alami). selain itu sejumlah planet katai seperti pluto, eris dan haumea juga memiliki satelit.
Satelit alami terbesar yang pernah ditemukan manusia adalah : Ganymade (jupiter), Titan (saturnus), Callisto (jupiter), lo (jupiter) serta bulan (bumi).
Diantara 137 satelit alami di tata surya ada 22 satelit diketahui memiliki masa yang cukup besar sehingga dapat runtuh membentuk benda bundar melalui gravitasinya sendiri.

3. BINTANG
Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya
, Bintang terdekat dengan bumi adalah matahari dengan jarak 149,680,000 km,
yang memberi kita kehidupan dengan energi yang dipancarkan. Terdapat
bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak
menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari
bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri
melalui proses fusi nuklir. sebagian besar bintang berumur antara 1-10 miliar
tahun, beberapa bintang mungkin bahkan berumur mendekati 13,8 miliar tahun,
bintang tertua yang ditemukan hingga saat ini adalah HE 1523-0901 diperkirakan
berumur 13,2 miliar tahun. semakin tinggi masa sebuah bintang maka semakin
pendek umurnya.
4. NEBULA
Nebula adalah
awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma. bisa juga disebut
tempat kelahiran bintang- bintang. mereka terbentuk ketika awan molekul yang
sangat luas runtuh dibawah gaya gravitasinya sendiri. seringkali disebabkan
oleh pengaruh ledakan supernova yang ada di dekatnya. bintang yang baru saja
terbentuk mengionisasi gas yang ada di sekitarnya menciptakan nebula emisi.
Nebula yang lain
terbentuk oleh kematian bintang. sebuah bintang yang sedang mengalami transisi
ke tahap katai putih menghembuskan bagian terluarnya untuk membentuk planetary
nebula. nova dan supernova dapat juga menciptakan nebula yang dikenal sebagai
nova remnant dan supernova remnant.

5. GALAKSI
Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang
terdiri atas bintang, gas dan debu medium antarbintang dan materi gelap. Secara
historis galaksi dikelompokan berdasarkan bentuk terlihatnya atau biasa disebut
morfologi visualnya. bentuk yang umum adalah galaksi eliptis yang memiliki
profil cahaya berbentuk elips.
Galaksi spiral adalah
galaksi berbentuk cakram dengan lengan galaksi yang melengkung dan berisi debu.
sebagai contoh galaksi bimasakti adalah galaksi spiral
Galaksi Bima
Sakti / Milky Way / Via Lactea / Galaxias adalah galaksi spiral yang besar
termasuk dalam tipe Hubble SBbc dengan total masa sekitar 10 pangkat 12 massa
matahari, yang memiliki 200-400 miliar bintang dengan diameter 100.000 tahun
cahaya (950.000.000.000.000.000 km) dan ketebalan 1.000 tahun cahaya
(95.000.000.000.000.000 km). jarak antara matahari dan pusat galaksi
diperkirakan 27.700 tahun cahaya.
Galaksi
Bimasakti (Milky way)
Galaksi Andromeda
6. ASTEROID
Asteroid disebut juga planet minor atau planetoid adalah benda berukuran
lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteorid. umumnya
terdapat dibagian dalam tata surya (orbit planet Neptunus). sudah sebanyak
ratusan ribu asteroid di dalam tatasurya kita diketemukan dan penemuan baru ini
rata-rata sebanyak 5000 buah per bulannya. dari 339.376 asteroid 13.350
memiliki nama resmi.
Kini diperkirakan bahwa
asteroid yang berdiameter lebih dari 1 km dalam sistem tatasurya berjumlah 1.1
hingga 1.9 juta. Asteroid terluas yaitu 1. Ceres berdiameter 900-1000 km, 2.
pallas berdiameter 500 km. masa asteroid sabuk utama diperkirakan 3.0-3.6 x 10
pangkat 21 kg atau kurang lebih 4% dari masa bulan.
7. METEOROID
Meteoroid adalah
benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid
tetapi lebih besar daripada sebuah molekul. persatuan astronomi internasional
pada sidang umum IX pada tahun 1961 mendefinisikan meteorid sebagai berikut :
sebuah benda padat yang berada/bergerak dalam ruang anatarplanet, dengan ukuran
lebih kecil daripada asteroid dan lebih besar daripada sebuah atom atau
molekul. meteorid yang masuk ke atmosfer bumi disebut meteor sedangkan yang
sudah mencapai permukaan bumi disebut meteorid.
8. KOMET
Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk
lonjong atau parabolis atau hiperbolis. kata komet berasal dari bahasa yunani
yang berarti rambut panjang. istilah lainnya adalah bintang berekor , itu
adalah istilah yang salah karena komet bukanlah bintang. dan orang jawa
menyebutnya sebagai lintang kemukus karena memiliki ekor seperti buah kemukus
yang telah dikeringkan.
Komet terbentuk dari es
dan debu. komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat
berada jauh dari matahari. ketika mendekati matahari, sebagian bahan penyusun
komet menguap membentuk kepala gas dan ekor. komet juga mengelilingi matahari
sehingga termasuk dalam sistem tata surya. salah satu contoh komet adalah komet
halley. komet halley muncul di bumi setiap 76 tahun sekali.
9. KLUSTER
Kluster adalah
gabungan-gabungan dari galaksi yang membentuk suatu sistem tersendiri dalam
sebuah kluster, biasanya terdapat 10-15 galaksi. Gravitasi di kluster berasal
dari gaya gravitasi bersama galaksi-galaksi. kluster membentuk gugusan-gugusam
yang lebih besar bernama super kluster.
Cluster Galaxy
SuperCluster
10. DEBU ANTARIKSA
Debu antariksa atau debu kosmik adalah debu-debu ataupun pasir yang ada di antariksa. lebih tepatnya luar angkasa, yang terbentik dari sampah-sampah anatariksa, seperti satelit-satelit dan benda-benda angkasa lainnya yang hancur.
Debu antariksa atau debu kosmik adalah debu-debu ataupun pasir yang ada di antariksa. lebih tepatnya luar angkasa, yang terbentik dari sampah-sampah anatariksa, seperti satelit-satelit dan benda-benda angkasa lainnya yang hancur.
11. LUBANG HITAM
Lubang hitam atau blackhole adalah lubang yang berada diluar angkasa yang menghisap benda-benda langit disekitarnya. (lubang yang berbentuk 3 Dimensi). lubang hitam terjadi karena adanya bintang besar yang mati atau kehabisan bahan bakar. karena itu lubang hitam sering juga disebut kuburan angkasa. sebelum lubang hitam terbentuk terjadi ledakan supernova oleh bintang besar. karena gravitasi lubang hitam sangatlah kuat sehingga benda-benda langit disekitar lubang hitam pasti akan terhisap kedalam lubang hitam(blackhole).
Bentuk asli black hole
12. SUPERNOVA
Supernova adalah
ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak dari
nova. pengertian umum supernova adalah Berakhirnya riwayat suatu bintang. pada
bintang yang sangat besar, ditandai dengan ledakan karena intinya akan runtuh
dan akan melepaskan sejumlah besar energi. supernova inilah yang menyebabkan
adanya lubang hitam atau black hole.
Nahh udah
taukan apa aja benda-benda langit itu, sekarang kita lanjut ke pergerakan
benda-benda langit yukkk....
2.
Pergerakan benda-benda langit
A. GERAK DAN PEREDARAN
BENDA-BENDA LANGIT
1. Dalil Al-Qur’an Mengenai Gerak dan Peredaran Benda-Benda Langit
38. Dan matahari berjalan
ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha
Perkasa lagi Maha mengetahui. (QS. Yaasin : 38)
5. Dia-lah
yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya
manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu
mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang
demikian itu melainkan dengan hak
6. Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu
dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat
tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang- orang yang bertakwa (QS. Yunus : 5-6)
62. Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang
silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin
bersyukur. (Al-Furqon: 62)
Dan
ayat-ayat yang lain yang menjelaskan tentang hal ini adalah QS. Al-Imran : 190,
Al-Mu’minun: 80, Al-Jatsiyah: 5, Al-Qashash: 71-72, dan lain-lain.
2.
Gerak dan Peredaran Matahari
- Peredaran Semu Matahari
Setiap hari kita melihat bahwa
matahari terbit di kaki langit sebelah Timur, lalu bergerak makin lama makin
tinggi, hingga akhirnya pada tengah hari mencapai tempat kedudukannya yang
paling tinggi pada hari itu. Setelah itu ia meneruskan perjalannya, tempatnya
di langit main lama makin rendah, dan pada senja hari kita lihat ia terbenam di
ufuk sebelah Barat.
Perjalanan matahari seperti itu bukanlah gerak matahari yang sebenarnya, akan tetapi terjadi akibat adanya perputaran bumi pada porosnya (rotasi) selama sehari semalam. Peristiwa perjalanan matahari semacam itu dinamakan perjalanan semu matahari.
- Gerak Hakiki Matahari
Disamping melakukan perjalanan semu,
matahari juga melakukan perjalanan tahunannya yang sesungguhnya, yakni
perjalanan matahari dari arah Barat ke Timur dalam waktu satu tahun (365,2425
hari) untuk sekali putaran. Dengan demikian dalam sehari matahari bergerak 000
59' 08,33". Dengan kata lain, Suatu gerakan matahari yang mengitari pusat
galaksi bersama bintang-bintang lainnya.
Jalur perjalanan tahunan matahari
itu tidak berimpit dengan equator langit, tetapi ia membentuk sudut sekitar 230
27' dengan equator. Jalur perjalanan matahari inilah yang disebut Ekliptika
(da-iratul Buruj). Ekliptika (da-iratul Buruj) ialah lingkaran besar pada bola
langit yang memotong lingkaran equator langit dengan membentuk sudut 230 27' .
Titik perpotongan antara lingkaran equator dengan ekliptika itu terjadi dua kali. Perpotongan pertama terjadi pada saat matahari bergerak dari langit bagian selatan ke langit bagian utara yaitu di titik Aries (tanggal 21 Maret) yang disebut Vernal Equinox. Perpotongan kedua terjadi pada saat matahari bergerak dari bagian langit utara ke bagian langit selatan yaitu pada titik Libra (tanggal 23 September) yang disebut Auntumnal Equinox .
Titik perpotongan antara lingkaran equator dengan ekliptika itu terjadi dua kali. Perpotongan pertama terjadi pada saat matahari bergerak dari langit bagian selatan ke langit bagian utara yaitu di titik Aries (tanggal 21 Maret) yang disebut Vernal Equinox. Perpotongan kedua terjadi pada saat matahari bergerak dari bagian langit utara ke bagian langit selatan yaitu pada titik Libra (tanggal 23 September) yang disebut Auntumnal Equinox .
3.
Gerak dan Peredaran Bumi
1. Rotasi Bumi
Gerak bumi berputar
pada porosnya disebut gerak rotasi bumi. Arah berotasi dengan arah dari barat
ke timur. Periode rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik.
2. Revolusi Bumi
2. Revolusi Bumi
Gerak bumi mengedari matahari
disebut gerak revolusi bumi. Bidang orbit
bumi mengedari disebut bidang ekliptika. Letaknya miring 23o 30’ terhadap
bidang equator langit (perpanjangan bidang equator bumi). Periode revolusi bumi
= 365.25 hari. Gerak revolusi bumi disebut juga gerak tahunan bumi atau gerak
annual.
3. Gerak
Presesi
Gerak presesi bumi
disebut juga gerak gasing bumi, Maksudnya adalah perputaran sumbu rotasi bumi
mengedari sumbu bidang ekliptika. Periode gerak presesi bumi = 26.000 tahun.
Terjadi akibat kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika sebesar 66o30’.
Matahari berusaha menarik bulatan bumi untuk jatuh ke bidang ekliptika, namun
karena bumi berotasi, akibatnya sumbu bumi berputar bagaikan sebuah gasing yang
mau jatuh.
4. Gerak Nutasi
Lingkaran gerak
presesi bumi tidak mulus, melainkan bergelombang dengan periode gerak gelombangnya
19 tahun. Gerak gelombang ini disebut gerak nutasi. Gerak nutasi terjadi akibat
pengaruh bulan yang berusaha menarik bumi ke bidang orbit bulan. Bidang orbit
bulan miring 5o 12’ terhadap ekliptika.
5. Gerak Apsiden
Ialah gerak
titik aphelium dan prehelium bergeser dari arah Timur ke Barat. Pergeseran
titik aphelium dan prehelium ini menempuh sekali putaran (3600) selama sekitar
21.000 tahun sehingga gerak ini sebesar 0,17" perhari.
4.
Gerak dan Peredaran Bulan
Bulan merupakan
salah satu benda langit pengikut bumi dan tidak mengeluarkan cahaya sendiri.
Cahaya bulan diperoleh dari pantulan sinar matahari. Al-quran secara
teliti dan jelas membedakan matahari dan bulan.
Ÿ
“dan Allah
menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai
pelita”
Sebagaimana bumi, bulan juga
mempunyai beberapa gerak yang penting, yaitu:
·
Rotasi
rotasi bulan adalah berputarnya bulan pada porosnya
dari arah barat ke timur[4]
secara lambat. Sekali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali
revolusinya mengelilingi bumi atau 1 bulan.
Itulah sebabnya, bulan itu hanya tampak sebelah saja
tampak dari bumi, sedangkan sebelahnya lagi tak pernah kelihatan.
·
Revolusi
Bulan berevolusi terhadap bumi,
dari arah barat ke timur. Ssatu kali
penuh revolusi memmerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43 menit 12 detik.[5] Waktu
peredaran bulan ini terbagi menjadi dua macam[6];
1. Sideris
(Syahr Nujumi)
Yaitu waktu yang ditempuh bulan
untuk kembali ke tempat asalnya. Yakni memerlukan waktu sama dengan
satu kali penuh revolusi bulan.[7]
2. Sinodis
(Syahr Iqtironi)
Waktu yang diperlukan bulan baru sampai bulan baru
lagi[8],
Atau waktu yang diperlukan bulan dari ijtima’ keijtima’ berikutnya, memerlukan
waktu kira-kira 29 hari 12 jam 44 menit 3detik. Waktu ini dijadikan dasar
perhitungan bulan qamariyah.
·
Selain
berotasi dan berevolusi terhadap bumi, bulan dan bumi bersama-sama mengelilingi
matahari.
Fase-fase Bulan
Sebagaimana yang telah kami uraikan
tadi, bulan merupakan benda langit yang tidak dapat mengeluarkan cahaya
sendiri. Cahaya yang dipancarkan oleh bulan merupakan sinar matahari yang
dipatulkan olehnya. Dari hari ke hari bentuk bulan itu berubah-ubah sesuai
dengan posisi bulan terhadap bumi dan matahari. Terkadang bulan berbentuk seperti sabit, terkadang berbentuk setengah
lingkaran bahkan terkadang berbentuk lingkaran penuh.
Pada saat bulan
persis berada diantara bumi dan matahari-yaitu saat ijtima’-maka seluruh bagian
bulan yang tidak menerima sinar matahari sedang persis menghadap ke bumi.
Begitu bulan
bergerak, maka ada sebagian bulan yang tampak dari bumi karena terkena sinar
matahari, dalam dunia falak sering disebut hilal.
Semakin jauh
bulan bergerak meninggalkan ijtima’, tujuh hari setelah bulan mati, semakin
besar cahaya bulan yang nampak dari bumi, bulan tampak seperti setengah
lingkaran, inilah yang disebut kwartir 1 atau tarbi’ awwal.
Kemudian pada
pertengahan bulan (tanggal 15 bulan qamariyah). Sampailah pada saat dimana
bulan pada titik oposisi dengan matahari yaitu saat istiqbal.[9]pada saat ini bumi berada persisi diantara mmatahari dan bulan, akibatnya bulan
tampak seperti satu lingkaran penuh dari bumi, inilah yang dinamakan dengan al-badr
atau bulan purnama.
Kemudian bulan
berjalan terus hingga Nampak kembali seperti setengah lingkaran, kira-kira
setelah tujuh hari setelah bulan purnama. Inilah yang dinamakan kwartir 2
atau tarbi’ tsani. akhirnya bulan kembali pada posisi ijtima’
menjelang bulan baru, dimana bulan tidak terlihat cahayanya sama sekali dari
bumi.
3. Gerak dan Peredaran Benda Langit Lainnya
Pada saat itu
Kepler (1571-1630) melakukan penyelidikan dan ia mengetahui bahwa peredaran
bintang-bintang itu terikat pada beberapa syarat-syarat tertentu. Kemudian
hasil penyelidikan itu dirumuskan dalam tiga buah hukum, hukum tersebut diberi
nama hukum kepler. Hukum-hukum itu ialah;[10]
1. Bintang
(benda langit) beredar menngelilingi matahari menurut jalannya seperti penampang
corong, diman mmatahari itu senantiasa terletakpada salah satu titik apinya.
2. Dalam waktu
yang sama garis-garis sinar suatu peredaran bintang melukiskan bidang-bidang
yang sama luasnya.
3. Pangkat dua
dari waktu peredaran dua buah bintang beredar adalah berbanding sebagai pangat
tiga dari jjarak rata-rata ke mmatahari.
- Planet
Semua planet melakukan gerakan yang
sama yaitu rotasi pada sumbunya dan revolusi mengelilingi matahari. Yang
membedakan hanyalah frekuensi rotasi dan revolusi yang disebabkan perbedaan
jarak tiap planet dari matahari, massa, garis edar, diameter planet itu
sendiri. Dalam tatasurya kita planet terbagi menjadi dua golangan,
yakni; golongan dalam dan golongan luar.
Planet-planet yang termasuk dari
golongan dalam ialah;
Merkurius
merupakan planet
yang terdekat dengan matahari. Planet in memilki Albedo, yaitu perbandingann
antara cahaya yang dipantulkan dengan diterima dari matahari 0.07. jarak
rata-atanya dari matahari adalah kurang lebih 58 jt km.[12] garis tengahnya kira-kira 4500 km, lebih besar daripada garis tengah
bulan yang hanya 3160 km.karena letaknya yang begitu dekat dengan matahari maka
bagian yang menghadap matahari sangat panas. Merkurius mengadakan rotasi dalam
waktu 58,6 hari. Ini berarti panjang siangnya 28 hari lebih demikian juga malam
harinya. Merkurius meneglilingi matahari dalam waktu 88 hari.
Venus
Planet ini
lebihh kecil dari bumi.planet ini dikenal dengan sebutan bintang kejora yang
bersinar di sore hari atau pagi hari. Diameternya 1100 km[13], Bergaris tengah 12.320 km. Venus berotasi kurang lebih 247 hari, dan
berevolusi selama 225 hari.
Mars
mempunyai dua satelit yaitu phobus dan daimus. Jaraknya dengan matahari 226,48 jt km. Garis tengahnya adalah 6272 km, dan
revolusinya 1,9 tahun, sedangkan rotasinya 24 jam 37 menit.
Merupakan
planet terbesar, mempunyai kurang lebih 14 satelit bulan. mempunyai garis
tengah 138.560 km, rotasinya lebih cepat dibandingkan bumi yaitu 10 jam,
sedangkan revolusinya 12 tahun sekali putaran karena jaraknya yang jauh dari
matahari maka lama juga revolusinya. Berdiameter 142.860 jt km. Jarak
planet dengan matahari sekitar 779 jt km. Jarak terjauh dari matahari 966 jt
km, sedangkan jarak terdekatnya 59 jt km.
Saturnus
Saturnus mempunyai masa jenis lebih
kecil dari air yaitu 0,75g/cm3. Jarak rata-ratanya dari matahari 1428 jt km,
menyelesaikan orbitnya sekali setiap 29,5 tahun.[16]
Mepunyai 10 satelit dan diantaranya yang terbesar disebut titan (besarnya
dua kali bbesar bulan). planet saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah
yupiter. Mempunyai garis tengah 118.400 km. Berotasi cepat yaitu 10 jam 14
menit.
Uranus
Jarak rata-rata ke mmatahari adalah
2860 jt km dan mengelilingi matahari dalam waktu 84 tahun, serta berotasi
selama 10 jam 47 detik. Mempunyai garis tengah 50.560 km.
Neptunus
Mempunyai jarak ke matahari sekitar
4470 jt km. Mempunyai diameter 48.600 km. berevolusi selama 165 tahun sekali
seputar. Dan berotasi selama 2 jam.
Pluto[17]
Planet ini masih dipertanyakan lagi
keberadaannya. Berevolusi selama 248,43 tahun.
Periode rotasi kami belum mengetahuinya. Berdiameter 6.000 km dan mmemepunyai
jarak dengan matahari 6.000 jt km.
Dari sekian
planet yang telah ada jelaslah bumi yan tterbaik menjadi semuber kehidupan
manusia dan makhluk lainnya, sebagimana firman Allah swt;
“ Sesungguhnya Kami telah
menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi
(sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.”
- Bintang berekor (komet)
Komet merupakan anggota
tatasurya, yang beredar mengelilingi matahari dan menerima energinya dari
matahari. Diameter komet termasuk selabung gasnya urang lebih 100.000 km,
sedangan diameter yang berupa bungkah-bungkah batuerkisar antara 10
sampai 20 km.
- Bintang beralih (meteor)
Meteor berupa batu-batu ecil yang berdiameter antara
0,2 sampai 0,5 mm dan massanya tida lebih dari 1 gr. Meteor ini semacam
debuangasa yang bergerak dengan kecepatan rata-rata 60 km/detik atau 60 x 60 x
60 km per jam.
d.
Asteroid
Asteroid mengorbit mengelilingi
matahari pada jarak dan lintaan tertentu. Kebanyakan asteroid mempunyai
lintasan edar diantara mars dan yupiter. Lintasan asteroid tersebut dinamakan
sabuk asteroid. Beberapa asteroid yang sudah dikenal Ceres dengan diameter 770
km, Juno (190 km), Vesta (390 km), Pallas (569 km), dan Gaspra.[18] Pergerakan Asteroid dengan memanfaatkan energi matahari dan dengan
sinar matahari pula asteroid berputar lebih cepat.
e.
Mereorid
Meteorid merupakan
benda-benda ruang angkasa yang tidak teratur orbitnya dan terletak di dekat
bumi. Karena pengaruh gaya gravitasi, meteorid kadang-kadang masuk dan jatuh ke
atmosfer bumi. Karena gerak jatuhnya cepat, meteorid biasanya habis terbakar
selama bergesekan dengan atmosfer.
f.
Galaksi
System bingtang seperti galaksi umumnya terdiri atas
sebuah atau lebih benda langit besar yang menjadi pusat atau induknya. Dan
dikelilingi oleh benda langit lain sebagai anggota-anggotanya yang semuanya
bergerak atau beredar selalu menmgelilingi pusatnya itu dengan gerakan-gerakan
yang amat teratur
Sebuah galaksi terdiri dari berjuta-juta bintang atau
benda langit yang beraneka ragam tipenya, dari bintang raksasa yang berwarnma
merah sampai bintang-bintang kerdil yang berwarna putih, jarak antar
bintang-bintang itu amatlah jauh, sehingga alam semesta Nampak kosong. Akan
tetapi adapula bintang yang nampaknya mengelompok(berdekatan) mengelilingi
sebuah pusat sehingga Nampak seperti kabut, tumpuk bintang atau star cluster.[19]
Nahh sekrang kita bahas tentang akibat dan pengaruh
pergerakan benda-benda langit yukk
3. Akibat dan Pengaruh Gerak dan Peredaran Benda-Benda Langit
v Akibat dan
Pengaruh Revolusi Bumi
a.
Gerak semu
tahunan matahari di daerah zodiak. Gerak harian matahari terlambat 4 menit dari
bintang setiap harinya, atau bergeser ke arah timur sebesar 1o (satu derajat)
busur di latar belakang bintang-bintang di daerah zoodiak.
b. Terjadinya
paralaks bintang.
c. Terjadinya pergantian musim di
permukaan bumi akibat kemiringan sumbu bumi sebesar 66° 30’
terhadap bidang peredarannya (bidang ekliptika).
Sumbu bumi condong 23,5 terhadap
garis tegak lurus pada bidang ekliptika. Selama bumi berevolusi kecondongan dan
arah sumbu bumi tidak berubah.
Kala revolusi
bumi 365,3 hari atau setahun dibagi atas 12 bulan. Dalam peristiwa ini terdapat
empat tanggal yang perlu kita perhatikan yaitu: 21 Maret, 21 Juni, 23b
September, dan 22 Desember.
A. Tanggal 22
Desember
Sumbu bumi dan
poros bumi – matahari membuat sudut 90 + 23,5 – 113,5. Letak kutub
utara paling jauh terhadap matahari. Akibatnya ialah :
a.
Daerah kutub
utara terus-menerus terlindung dari sinar matahari atau malam terus-menerus.
Daerah malam total ini makin hari makin sempit. Saat demikian disebut sedang
terjadi musim dingin di daerah bumi utara.
b. Kita di
khatulistiwa pada tanggal 22 Desember melihat matahari berada didaerah langit
sebelah selatan. Pada jam 12.00 siang sinar matahari jatuh tegak lurus pada
garis 23,5 lintang selatan. Garis 23,5 lintang selatan itu kita sebut garis
balik selatan.
c.
Pada saat
yang sama letak kutub selatan berada paling dekat dengan matahari, sehingga
terjadi siang terus-menerus, karena selalu menghadap ke matahari. Daerah total
siang ini makin hari makin sempit dan berahir pada tanggal 21 maret. Selama itu
didaerah bumi selatan kita sebut letak bumi berada didaerah perihelium. Bumi
berada dititik perihelium tanggal 1 Januari. Kecepatan rrevolusi bumi didaerah
perihelium rata-rata 30,2 km sejam yang merupakan kecepatan revolusi bumi
tercepat. Sehingga bumi berada didaerah perihelium. waktunya tidak lama atau
kurang dari 0, 25 tahun. Dengan perkataan lain musim dingin di belah bumi utara
atau musim panas didaerah bumi selatan berlangsung lebih pendek, atau kurang
dari 3 bulan. Hal ini dipandang lebih menguntungkan, karena sebagian besar dari
benua berada di belah bumi utara yang lebih singkat menderita karena musim
dingin.
Berdasarkan pengamatan dari bumi,
pada tanggal 22 Desember letak matahari berada pada satu arah dengan rasi
bintang capicorn, sehingga tanggal 22 Desember disebut juga matahari berada
pada titik Capicornus.
B. Pada tanggal
21 Maret dan 23 September
Pada kedua tanggal itu, bumi berada
diarah yang berlawanan terhadap matahari. Siumbu bumi membuat sudut 90 terhadap
pporos bumi-matahari, sehingga kutub utara dan kutub selatan terletak sama jauh
terhadap matahari. Akibatnya ialah lamanya waktu siang sama dengan lamanya
waktu malam, masing-masing.
Pada jam 12.00
siang sinar matahari jatuh tegak lurus pada katulistiwa. Kita sebut
matahari berada pada titik Okinoksi, artinya waktu siang sama dengan waktu
malam 12 jam.
C. Pada tanggal
21 Juni
Pada tanggal itu sunmbu bumi dan
poros bumi-matahari membuat sudut 90- 23,5 = 66,5. Kutub utara terletak paling
dekat dengan matahari. Akibatnya ialah :
a.
Daerah kutub
utara terus-menerus mendapat sinar matahari atau terjadi siang terus-menerus.
Daerah total siang ini semakin lama semakin sempit. Selama waktu ini didaerah
belah bumi utara sedang terjadi musim panas.
b. Kita
dikatulistiwa melihat matahari berada dilangit sebelah utara. Pada jam 12.00
siang sinar matahari jatuh tegak lurus pada garis 23,5 lintang utara. Garis itu
kita sebut garis balik ( matahari ) utara.
c.
Pada saat
yang persamaan kkutub selatan terus-menerus terlindung dari sinar matahari,
sehingga terjadi malam terus-menerus. Kita katakana disebelah bumi selatan
sedang terjadi musim dingin.
Pada saat itu bumi ini sedang berada
didaerah Aphelium. Bumi berada dititik Aphelium tanggal 1 Juli. Kecepatan
revolusi didaerah Aphelium rata-rata 29,2 km sejam, yang merupakan kecepatan
rata-rata rendah. Sehingga bumi berada didaerah Aphelium lebih lama. Dengan
perkataan lain musim panas didaerah bumi utara atau musim dingin di daerah bumi
selatan berlangsung lebih lama. Hal ini menguntungkan lagi bagi belah bumi
utara.
Berdasarkan pengamatan dari bumi,
matahari berada searah dengan rasi bintang cancer. Sehingga pada tanggal 21
Juni itu disebut juga matahari berada dititik Cancer.
v Akibat dari
gerak presesi bumi :
Kutub langit Utara dan Selatan
tidak tetap letaknya, selalu berpindah karena memutari kutub ekliptika dengan
periode 26.000 tahun.
Koordinat seluruh benda langit
selalu berubah untuk jangka waktu panjang. Letak matahari dan titik Aries
(Titik Hamal/Titik Aries)) berpindah letaknya di zodiak ke arah barat (mundur)
dengan periode 26.000 tahun. Setiap zodiak ditempuh sekitar 2000 tahunan.
v Akibat
rotasi bumi
- Terjadinya pergantian siang dan malam.
a.
Siang
terjadi apabila muka bumi menghadap ke matahari, sehingga nendapat sinar
langsung dari matahari.
b. Malam
terjadi saat muka bumi membelakangi matahari sehingga tidak mendapat sinar
langsung.
Rotasi bumi yang sesuai dengan arah
jarum jam mengakibatkan siang atau malam selalu dimulai dari timur berurutan
kearah barat. Dengan demikian siang dan malam
saling bergantian sambung-menyambung terus-menerus. Kita di bumi satu siang dan
satu malam sehingga disebut dengan sehari semalam = 24 jam.
Pemberian nama
dan saat dimulainya perhitungan hari dilakukan dengan perjanjian dan batas
tempat yang disebut Garis Batas Tanggal Internasional. Yaitu garis Bujur Barat
/ Bujur Timur 180. Garis itu terletak membujur dari kutub utara – selatan di
tengah-tengah Samudera Pasifik, sehingga tidak banyak mengganggu.
Hari pertama
adalah dimulai dari tempat sebelah barat garis terus berangsur kebarat. Jadi,
bila disebelah barat garis dimulai dengan hari minggu, maka disebelah garis
sebelum hari minggu berarti hari sabtu. Bila hari minggu kita terbang ke
Kalifornia dari Tokyo, kita sampai di Kalifornia menghadapi malam minggu.
Demikian seterusnya.
- Terjadinya perbedaan waktu setempat
Keliling khatulistiwa 360 busur.
Sekali bumi berputar 360 selama 24 jam. Satu jam meliputi daerah waktu 360 : 24
= 15. Setiap 15 berbeda waktu 1 jam. Disebut perbedaan waktu setempat.
Masing-masing disebut waktu setempat.
Secara astronomis Indonesia terletak
di antara 95 BT – 111 BT yang berarti sepanjang 46 bujur bumi atau 3 x 15 bujur
bumi atau meliputi 3 daerah waktu setempat yaitu :
a.
Daerah waktu
Indonesia bagian timur (WIT) yang meliputi wilayah Maluku dan Irian.
b. Daerah waktu
Indonesia bagian tengah (WITA) yang meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, NTB,
NTT dan Timor-Timur.
c.
Daerah waktu
Indonesia bagian Barat (WIB) yang meliputi wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali.
- Terjadinya pembelokan arah angin.
- Terjadinya pemepatan bumi didaerah kutub.
- Semua benda langit diluar bumi seolah-olah beredar dari timur kearah barat.
Semoga bermanfaat













Komentar
Posting Komentar